Selasa, 11 Desember 2012

pertemuan ketujuh


Koneksi Database Access dengan Delphi 7 melalui ADO

Sahabat Pintar,
Yuk kita belajar pemrograman Delphi. Kali ini kita akan belajar mengenai koneksi Database Access dengan DB 7 melalui ADO (ActiveX Data Objects). Delphi dapat menggunakan database dari ms Access untuk dipakai sebagai penyimpanan dan pemrosesan data. dengan fasilitas ADO pada delphi 7, dapat dikoneksikan database ms access dengan ekstensi .mdb berikut cara melakukan koneksinya:
langkah 1
- buka delphi 7
langkah 2
- pilih bagian ADO
- ambil ADOConnection dan ADOTable dan masukkan ke dalam form
- ADOConnection digunakan untuk melakukan koneksi dengan file database yang telah dibuat
- ADOTable digunakan untuk mengambil table yang ada di dalam database. pada ADOTable dapat disetting nilai field yang terdapat pada table database yang diambil. ADOTable terkoneksi dengan ADOConnection
langkah 3
- pilih bagian data access
- ambil datasource dan masukkan ke dalam form
- datasource digunakan untuk pengambilan data field yang terdapat di dalam table, datasource secara langsung terkoneksi dengan ADOTable
langkah 4
-doubleklik pada ADOConnection,  kan muncul dialog seperti pada gambar
-lalu klik build
langkah 5
- akan keluar dialog seperti gambar diatas
- pilih microsoft jet 4, microsoft jet 4 digunakan untuk mengenali file database dari ms Access
- kemudian pilih next
langkah 6
- pada bagian conection, pilih lokasi database(ekstensi .mdb) yang sebelumnya telah dibuat
- lakukan test connection untuk melihat database telah terkoneksi atau belum.
- apabila database memiliki password maka isikan pada bagian password dan username
- setelah selesai klik ok
langkah 7
- klik ADOConection, pada bagian properties (bagian kiri bawah) atur seperti pada gambar diatas
- conected diatur true agar file database terkoneksi dengan program yang dibuat
- name dapat diubah sesuai kebutuhan untuk mempermudah pembuatan program yang melibatkan ADOConnection, pada gambar diatas name diubah menjadi koneksi


langkah 8
- klik ADOTable, pada bagian properties (bagian kiri bawah) atur seperti pada gambar diatas
- active digunakan untuk mengaktifkan pengambilan tabel
- name digunakan untuk merubah nama ADOTabel yang digunakan dalam program, pada gambar diatas name diubah menjadi table1
- table direct digunakan untuk melakukan akses table pada database secara langsung
- tablename digunakan untuk melakukan pengambilan table pada file database, seringkali dalam sebuah database terdapat banyak table dan querry, karena itu untuk mengakses banyak table diperlukan banyak ADOTable karena sebuah ADOTable hanya dapat mengakses 1 table saja dalam 1 waktu, pada gambar diatas dipilih table dengan nama database pada file database yang telah diload oleh ADOConnection(ADOConnection harus dalam posisi Connected=true)
langkah 9
- klik datasource, pada bagian properties (bagian kiri bawah) atur seperti pada gambar diatas
- dataset digunakan untuk mengambil data field pada table yang diinginkan, table yang telah aktif dan telah dibuat adalah table dari ADOTable dengan nama table1 karena itu dataset dapat diisi dengna table1
- name juga dirubah untuk mempermudah penulisan program, pada gambar diubah menjadi source1
- setelah pengaturan selesai maka telah terjadi hubungan yaitu pengambilan file database oleh ADOConnection, lalu pengambilan Table Database oleh ADOTable, dan pengambilan data field oleh datasource dan koneksi antara database dan program dalam delphi telah selesai.
- selanjutnya database dapat digunakan sesuai kebutuhan
langkah selanjutnya adalah contoh untuk menampilkan database yang telah dihubungkan
langkah 10
- masuk ke bagian data control
- pilih dbgrid lalu tempatkan apda form seperti pada gambar diatas
- dbgrig adalah tampilan interface berupa table, namun karena belum diisi maka tampilan dbgrid masih kosong seperti pada gambar
langkah 11
- pada bagian properties dbgrid, datasource dapat diisi dengan source1 yaitu nilai dari field yang telah diambil dari database access
- setelah melakukan perubahan properties pada dbgrid maka tampilannya akan berubah dan menampilkan isi table database yang telah diambil seperti terlihat pada gambar
- apabila table tidak muncul pada dbgrid perlu decek kembali apakah ADOConnection sudah connected = true dan apakah ADOTable sudah active = true
langkah 12
- tampilan pada dbgrid merupakan tampilan yang masih kasar dan belum terlihat baik karena itu dapat dilakukan perubahan tampilan dari field dengan ADOTable
- doubleklik pada ADOTable, maka akan muncul form dialog
- selanjutnya klik kanan pada kotak dialog tersebut lau pilih Add all Fields


langkah 13
- setelah field muncul lau dapat dipilih field yang ingin diatur, dan pengaturannya dapat dilakukan melalui bagian properties di kiri bawah
- pada gambar dipilih field kode lalu pada properties diatur visible = false maka selanjutnya pada dbgrid terlihat bahwa field kode menghilang
-field kode sebenarnya amsih ada hanya tidak ditampilkan pada dbgrid karena telah diatur pada properties fieldnya, ini berguna untuk menyembunyikan field yang tidak perlu dilihat
langkah 14
- selanjutnya adalah field nama, pada bagian prperties terlihat size field ini 255 sehingga terlihat sangat panjang pada dbgrid karen itu dapat dipendekkan dengan merubah nilai displaywidth
- pada gambar display width dirubah menjadi 30 sehingga pada dbgrid field name memendek hanya 30 karakter
- tampilan pada dbgrid sudah terlihat sesuai dan baik


langkah 15
- form dapat diatur sesuai dengan keinginan
- program ini telah selesai untuk menampilkan database yang telah terkoneksi
langkah 16
- untuk melakukan save pada delphi 7 dapat dilakukan dengan save all untuk save form dan save project
Mudah bukan? semoga bermanfaat :)

Sabtu, 08 Desember 2012

pertemuan keenam

 cara membuat pemutar musik sederhana dengan delphi.
Kita mulai saja langkah-langkah atau cara untuk membuat pemutar musik yang sangat sederhana ini:
  1. Buka aplikasi Delphi dan buatlah satu Form Baru (Form 1).
  2. Menyiapkan kebutuhan Komponen yang akan dipakai:
  • Komponen Button ( pada halaman Tab Standard, sebanyak 1 buah)
  • Komponen MediaPlayer ( pada halaman Tab System, sebanyak 1 buah)
  • Komponen ProgressBar ( pada halaman Tab Win32, sebanyak 1 buah)
  • Komponen Timer ( pada halaman Tab System, sebanyak 1 buah)
  • Komponen OpenDialog (pada halaman Tab Dialogs, sebanyak 1 buah)
Semua komponen diletakkan dalam sebuah form, untuk peletakannya sesuai dengan selera masing-masing. :P Jika semua komponen sudah lengkap, kira-kira seperti ini tampilannya :
Tampilan Awal Pemutar Musik
Tampilan Awal Pemutar Musik
3. Klik pada Form1. Ada beberapa properties yang perlu kita ubah. Langsung menuju object inspector :
Properties Yang diubah
Caption PemutarMusiksederhana
Color clPurple
Tampilan Object Inspetor Form1
4. Kemudian kita klik dan aturlah untuk Komponen Button1 sebagai berikut:
Properties Yang diubah
Caption &Buka file MP3….
5. Klik pada Komponen MediaPlayer1 dan atur pula untuk Komponen MediaPlayer1 sebagai berikut:
Properties Yang diubah
VisibleButton Beri nilai false pada (btNext, vtPrev, btRecord, dan btEject)
Klik pada Komponen OpenDialog1 dan isikan properties pada filter dan isikan pada filter editornya. Lihat gambar dibawah.
 Filter Editor Delphi
Kemudian pilih OK. Sekedar memberitahukan setelah melalui beberapa tahapan, tampilan akan menjadi seperti di bawah.
Tampilan Pemutar Musik  Setelah diedit
Bagaimana, temans? ;) . Yuuuuuk, kita lanjut dan ke codingnya. :)
7. Sebelum masuk coding, terlebih dahulu kita kenalkan untuk variablenya pada Om Delphiano. Variable yang dipakai:
1Mp3Path: String;
2Paused: Boolean;
Tentunya sudah tau kan, mengapa saya deklarasi variablenya seperti di atas? Jika ingin belajar tentang variable pada Delphi, bisa dibara pada catatan yang ini.
8. Setelah mengenalkan variabel, sekarang kita dobel klik pada Form1 dan tulis kode dibawah:
1procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject);
2
3begin
4  paused:=false;
5  MediaPlayer1.Enabled:=False;
6  Form1.Top:=(Screen.Height-Form1.Height)div 2;
7  Form1.Left:=(Screen.Width-Form1.Width)div 2;
8end;
9. Arahkan kursor pada komponen MediaPlayer1, dobel klik dan tulis kode sperti dibawah:
01procedure TForm1.MediaPlayer1Click(Sender: TObject; Button: TMPBtnType;
02  var DoDefault: Boolean);
03begin
04if Button = btStop then
05begin
06  MediaPlayer1.Position:=0;
07  ProgressBar1.Position:=0;
08end
09  else if Button = btStep then
10begin
11if ((MediaPlayer1.Position+5000)<=MediaPlayer1.Length) then
12  MediaPlayer1.Position:=MediaPlayer1.Position+5000
13else
14begin
15  MediaPlayer1.Position:=0;
16  ProgressBar1.Position:=0;
17end;
18  MediaPlayer1.Play;
19end
20else if Button = btBack then
21begin
22if ((MediaPlayer1.Position-5000)>0) then
23  MediaPlayer1.Position:=MediaPlayer1.Position-5000
24else
25  MediaPlayer1.Position:=0;
26  MediaPlayer1.Play;
27end;
28
29end;        
 1. Dobel klik pada Timer1 dan tulis kode berikut:
01procedure TForm1.Timer1Timer(Sender: TObject);
02begin
03if MediaPlayer1.Enabled then
04begin
05  ProgressBar1.Position:=MediaPlayer1.Position;
06if ProgressBar1.Position=MediaPlayer1.Length then
07begin
08  MediaPlayer1.Stop;
09  ProgressBar1.Position:=0;
10  MediaPlayer1.Close;
11  MediaPlayer1.Enabled:=true;
12  MediaPlayer1.FileName:=Mp3Path;
13  MediaPlayer1.Open;
14  MediaPlayer1.Position:=0;
15  ProgressBar1.Max:=MediaPlayer1.Length;
16  ProgressBar1.Min:=0;
17end;
18end;
19end;
12. Maaf, ada yang lupa, tolong tambahin 1 Button lagi, Button ini berfungsi untuk menutup atau keluar dari aplikasi? ;) ubahlah untuk propertiesnya:
Properties Yang diubah
Caption &Keluar
Sisipkan kode di bawah untuk Button Keluar:
1procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
2begin
3  close;
4end;
5end.
Button Keluar merupakan komponen terakhir cara membuat pemutar musik sederhana dengan delphi. Sedangkan Codingnya cukup sampai di sini. Jangan lupa disimpan untuk semua yang sudah dibuat. Untuk projectnya disimpan dengan nama PMusik dan untuk Unitnya disimpan dengan nama UMusik. Baiklah, setelah semua disimpan sekarang saatnya menjalankan aplikasi dengan menekan tombol RUN yang ada pada menubar atau menekan tombol F9 pada keyboard. Dengan mengikuti langkah-langkah cara membuat pemutar musik sederhana dengan delphi, akan menghasilkan Pemutar Musik sederhana seperti di bawah ini:
  • Buka File MP3 yang akan di putar dengan cara, klik pada tombol Buka File MP3.
Buka File MP3
  • Pilih salah satu MP3 yang akan diputar. ;)
Plih Lagu
  • Nikmatilah lagu yang sudah dipilih. . . :lol:
Uji Aplikasi Pemutar Musik
Ini saya sedang mendengarkan lagu dari pemutar musik yang baru dibuat. Memang masih sederhana aplikasi ini, aplikasi sederhana ini saya namai VINCERIS. :lol:

Rabu, 14 November 2012

pertemuaan kelima


Pengenalan Design Form Delphi 7 – Latihan 1

Nah kalau kemaren kita udah kenalan sama IDE lembar kerja dari Delphi sekarang kita coba coba buat aplikasi pertama kita nich, sekalian belajar bikin tampilan design aplikasi berdasarkan pallete pallete standar di delphi dan sedikit codding programnya, so simple  tapi untuk hal awal kita mulai dengan yang sederhana sederhana dulu, monggo disimak ya.
Pada Kolom tab Di Borland Delphi Kita akan Buat satu Form Baru Buka Tampilan Form Dengan Memilih File -> New -> Form. Atau kalau kita membuka borland delphi pertama kali akan sudah keluar tuch formnya jadi tinggal mensavenya aja. Buat Direktori dimana temen temen semua bakal simpan semua materi materi kita nich. Misal Di Direktori Partisi D:/Belajar Borlan Delphi/Materi —> kita membuat di partisi D dengan Nama Belajar Borland Delphi dan didalam Direktori Borland Delphi kita buat lagi folder Materi. Awal yang harus kita kerjakan : Save Project dengan memilih File -> Save Project As -> Maka akan tampil jendela save :
Namun Jendela Save yang akan Keluar Pertama kali adalah bukan jendela Save Project Namun Save Unit Yakni Yakni File Unit / Form. Kita save Dulu Nama Form Pertama Kita Latihan_1.
Save Unit Kita dengan nama Latihan_1
Setelah Save Unit Kita dengan Nama Latihan_1, Maka Kita akan melihat Jendela Save Again dengan fungsi untuk menyimpasn File Project, yang akan kita buka terus dalam latihan dan materi materi kita kali ini, Kita Save dengan Nama Belajar Borland Delphi.
Simpan Dengan nama Belajar Delphi
Nah Setelah itu kita kan mulai latihan di awal ini. materi Pertama ini kita akan belajar mendesign Sebuat Form Aplication yang sudah kita save tadi. Buka File Unit / Form yang sudah kita panggil tadi. Buat lah Tampilan Form Sebagai Berikut :
Latihan 1 – Desain form
Penggunaan Objek Yakni EditBox dengan Button, Klik 1 Kali Ke Form untuk mensetting propertiesnya jika pada Object Inspector yang berada di sebelah kiri bawah sudah bertuliskan form1 maka kita bisa mengubah properties settingnya sebagai berikut :
Name : frm_latihan1 -> Untuk mengubah penamaan objek
Caption : Perkenalan Delphi 7 – Latihan 1 -> Untuk Mengubah tampilan tulisan di area atas form
Position : poDekstopCenter -> Agar Posisi Pada Saat Dijalankan berada Di tengah Layar Dekstop
_________________________________________________________________________________________
Kemudian Piliih Objek Edit Box dengan mengkliknya 1 kali dan mengganti Object Propertiesnya Sebagai Berikut :
Name : edit_perkenalan -> Untuk Mengubah penamaan dari Objectnya.
Text : ( hapus sehingga hasilnya kosong ) -> Agar Pada Saat tampil boxnya bernilai Kosong.
_________________________________________________________________________________________
Kemudian Piliih Objek Button dengan mengkliknya 1 kali dan mengganti Object Propertiesnya Sebagai Berikut :
Name : button_close -> Untuk mengubah penamaan Objectnya.
Caption : Close -> Untuk Mengubah Tampilan Kata Pada Button Tersebut.
_________________________________________________________________________________________
Nah Seteleh Design Tampilan dan Settingan Propertiesnya Sudah, sekarang kita akan membuat suatu coding dari applikasi pertama kita ini. Berikut Alur Logikanya pada saat kita buka aplikasinya maka editbox akan muncul tulisan text ‘ Perkenalkan Nama Saya Borland Delphi 7 ”.
klik 1 kali pada frm_latihan1 kemudian di object inspector kita pindah ke tab event dan klik 2 kali pada event / klik 2 x langsung pada frm_latihan1.
Nah Maka Akan Muncul tampilan Form Unit berikut :
procedure Tfrm_latihan_1.FormCreate(Sender: TObject);
begin
end;
-> diantara Begin dan end; kita buat coding untuk tampilan Textnya sebagai berikut :
procedure Tfrm_latihan_1.FormCreate(Sender: TObject);
begin
edit_perkenalan.text:=’Perkenalkan Nama Saya Borland Delphi 7′;
end;
berikut penjabarannya  :
kenapa kita berada pada event frm_latihan1.form Create karena logika yang akan kita buat ialah nanti tulisan akan muncul pada saat program dijalankan.
edit_perkenalan.text -> adalah tempat kita akan menaruh file text yang akan kita tampilkan, sementara .text merupakan format properties text yang akan kita isi.
:=’ Perkenalkan Nama Saya Borland Delphi 7′; -> := kode untuk menungjukkan nanti isinya adalah, sementara ‘Perkenalkan Nama Saya Borland Delphi 7′ adalah Text yang akan muncul pada saat program nanti jalan, dan ; merupakan penutup dari coding.
___________________________________________________________________________________________________
Kemudian Codding Berikutnya pada button_close, Klik 2 x atau pada object inspector event pilih OnClick, berikut coddingnya :
procedure Tfrm_latihan_1.button_closeClick(Sender: TObject);
begin
    close
end;
berikut Penjabarannya :
button_closeClick -> merupakan event yang akan berjalan jika kita mengclick prosedur tersebut maka codingnya akan berjalan.
close -> merupakan fungsi untuk keluar dari aplikasi pada saat sudah menjalankannya.
____________________________________________________________________________________________________
jika sudah kita bisa menjalankan Programnya, Pada Tab Run -> Run / langsung Pencet F9 Pada Keyboard Anda. Maka Akan tampil Form Ditengah Deskop dengan tampilan text Perkenalkan Nama Saya Borland Delphi 7 dan Kita bisa keluar dari aplikasi dengan mengklik button Close.
Hasil Aplikasi Pertama Yang Kita Buat
Nah Mungkin ini dulu Materi Belajar Delphi Kita Yang Pertama, Besok Besok Kita Bakal Buat Aplikasi lain dengan materi materi selanjutnya, tetap kunjungi Blog ini ya Teman Teman, See Yaaaaa. /(^o^) Pye Pye.

Rabu, 31 Oktober 2012

pertemuan keempat

di Postingan kali ini kita bakal kenalan dulu sama yang namanya Borland Delphi 7. Monggo Disimak Temen Temen Semua.
Borland Delphi 7 -> Pengenalan Awal
Delphi adalah suatu bahasa pemograman ( development language ) yang digunakan untuk merancang suatu aplikasi program. keunggulan Delphi dibanding bahasa pemograman lainnya :
1. IDE ( integrated Development Environment ) yakni lingkungan aplikasi yang didalamnya terdapat menu menu yang memudahkan kita untuk membuat suatu proyek program.
2. mudah digunakan, source kode delphi yang merupakan turudan dari pascal.
3. sifatnya multi purphase yakni mudah digunakan untuk mengembangkan berbagai keperluan pengembangan aplikasi
Mengenal Lembar Kerja Delphi 7 :
Untuk Membuka Program Pilih Start -> Program File  -> Borland Delphi 7 -> Delphi 7.exe
Lembar Kerja Delphi
Bagian Bagian dari Lembar Kerja Delphi, Berikut Penjabarannya :
1. Object Tree View -> diagram pohon yang menggambarkan hubungan logis komponen kompenen dalam project program. meliputi Form, Modul, Frame yang sesuai dengan penempatannya.
Jendela Object Tree View
2. Object Inspector -> Merupakan jendela yang digunakan guna mengatur tampilan komponen pada form, seperti menulisan tampilan Caption, Penamaan dari suatu komponent. Object Inspector secara umum terbagi menjadi 2 tab, Yakni :
Object Properties yang digunakan untuk mengatur tampilan dalam suatu komponen baik itu nama, warna, font, border dan lain sebagainya.
Jendela Object Inspektor Properties
Object Event yang digunakan untuk memberikan fungsi yang lebih detail dari perintah-perintah coding yang kita buat didalam komponent, agar berjalan seperti yang kita inginkan.
Jendela Object Inspector Event
 3. Form Designer -> Merupakan tempat yang digunakan untuk merancang suatu tampilan aplikasi program yang dapat dimasukkan komponen komponent pallete.
Tampilan Form Designer
4. Component Pallete -> Merupakan Kumpulan Icon yang Digunakan untuk merancang suatu aplikasi, dimana mereka akan membentuk suatu interface sebuah aplikasi. Dalam Setiap komponen Pallete semua icon dikelompokkan dalam berbagai komponen sesuai dengan fungsi dan kegunaannya.
Berikut Beberapa Fungsi Dari Suatu Pallete Standart :
Component dan Fungsin Pallete
5. Code Editor -> Bagian dari Delphi yang kita gunakan dalam penulisan Kode Program. Pada bagian Code Editor terdapat 3 bagian tama yakni = bagian paling kiri yang berupa angka menunjukan baris dan kolom dan keterangan modified menunjukan bahwa telah terjadi modifikasi terhadap baris program. dan yang paling kanan menunjukkan tentang tombol insert atau overwrite.
Tampilan Jendela Unit.
Nah itulah beberapa komponen dari Borland Delphi nich, Sederhana kan kita tinggal memperbanyak praktek praktek dalam penggunaan delphi ini jika kita sudah mengetahui beberapa component standar yang akan kita temui nanti dalam pembuatan aplikasi Delphi. Nah Mungkin itu dulu pertemuan kita kali ini, Posti Berikutnya kita akan mulai praktek dan latihan latihan terus nich sambil mengenal bahasa bahasa coding dari delphi.

Kamis, 25 Oktober 2012

pertemuan ke tiga

 perkembanagan teknologi

Di perkembangan zaman seperti sekarang ini, hampir semua hal yang berkembang sangat pesat. Apa lagi perkembangan teknologi dalam semua hal dan dalam pendidikan khusunya. Kemajuan teknologi ini sangat membantu dalam pembelajaran, contohnya dalam hal media pembelajaran, dengan adanya teknologi, yang dulunya masih menggunakan kapur untuk menulis di papan tulis, kemudian berkembang menggunakan spidol, sampai saat ini kebanyakan guru sudah menggunakan program pendukung pembelajaran yang ada pada komputer, seperti Microsoft Powerpoint. Begitu pula dengan media pembelajaran yang dulunya menggunakan buku paket, namun sekarang telah muncul e-book, sebuah teknologi yang didalamnya seperti buku namun tersedia dalam bentuk file. Dengan pesatnya kemajuan ini dapat memudahkan guru maupun siswa dalam proses pembelajaran dikelas. Hingga akhirnya kitalah yang membuat kemjuan itu...

Kamis, 11 Oktober 2012

pertemuan kedua


Touchscreen adalah sebuah tampilan visual elektronik yang dapat mendeteksi keberadaan dan lokasi sebuah sentuhan dalam area layar. Istilah ini umumnya mengacu pada menyentuh layar perangkat dengan jari atau tangan. Touchscreens juga dapat merasakan objek pasif lainnya, seperti stylus. Touchscreens yang umum di perangkat seperti semua-dalam-satu komputer, komputer tablet, dan smartphone.
Touchscreen memiliki dua atribut utama. Pertama, memungkinkan seseorang untuk berinteraksi langsung dengan apa yang ditampilkan, bukan secara tidak langsung dengan pointer dikontrol oleh mouse atau touchpad. Kedua, memungkinkan satu melakukannya tanpa memerlukan perangkat menengah yang akan perlu diadakan di tangan. Menampilkan tersebut dapat melekat pada komputer, atau jaringan sebagai terminal. Mereka juga memainkan peran penting dalam desain peralatan digital seperti personal digital assistant (PDA), perangkat navigasi satelit, ponsel, dan video game.

Teknologi  – teknologi touchscreen yaitu :
RESISTIVE
Sebuah panel layar sentuh resistif terdiri dari beberapa lapisan, yang paling penting dari yang dua tipis, lapisan konduktif elektrik dipisahkan oleh celah sempit. Ketika sebuah objek, seperti jari, menekan ke bawah pada titik di permukaan luar panel dua lapisan logam menjadi terhubung pada saat itu: panel kemudian berperilaku sebagai sepasang pembagi tegangan dengan output terhubung. Hal ini menyebabkan perubahan dalam arus listrik, yang terdaftar sebagai acara sentuhan dan dikirim ke controller untuk diproses. Sampul terdiri dari permukaan keras bagian luar dengan bagian dalam dilapisi. Ketika lapisan luar disentuh itu menyebabkan lapisan konduktif menyentuh menciptakan sinyal bahwa kontroler analog dapat menafsirkan dan menentukan apa yang user ingin dilakukan. Sentuh resistif digunakan di restoran, pabrik dan rumah sakit karena resistensi yang tinggi terhadap cairan dan kontaminan. Keuntungan utama dari teknologi sentuh resistif adalah sangat biaya-efektif. Salah satu kelemahan dari teknologi resistif adalah kerentanan yang rusak oleh benda tajam.
SURFACE ACOUSTIK WAVE
Permukaan gelombang akustik (SAW) teknologi menggunakan gelombang ultrasonik yang melewati panel touchscreen. Ketika panel disentuh, sebagian gelombang diserap. Perubahan dalam gelombang ultrasonik register posisi acara sentuhan dan mengirimkan informasi ini ke controller untuk diproses. Panel gelombang permukaan layar sentuh dapat rusak oleh unsur luar. Kontaminan pada permukaan juga dapat mengganggu fungsi layar sentuh.
CAPASITIVE
Sebuah panel layar sentuh kapasitif terdiri dari isolator seperti kaca, dilapisi dengan konduktor transparan seperti indium timah oksida (ITO) [11]. [12] Seperti tubuh manusia juga merupakan konduktor listrik, menyentuh permukaan hasil layar dalam distorsi medan elektrostatik layar itu, diukur sebagai perubahan kapasitansi. Teknologi yang berbeda dapat digunakan untuk menentukan lokasi sentuhan. Lokasi yang kemudian dikirim ke controller untuk diproses. Tidak seperti touchscreen resistif, seseorang tidak dapat menggunakan layar sentuh kapasitif melalui sebagian besar jenis bahan isolasi elektrik, seperti sarung tangan, satu memerlukan stylus kapasitif khusus, atau aplikasi khusus sarung tangan dengan ujung jari yang menghasilkan [rujukan?] Listrik statis. Kerugian ini terutama mempengaruhi kegunaan dalam elektronik konsumen, seperti tablet PC sentuhan dan smartphone kapasitif dalam cuaca dingin.
SURFACE CAPACITANCE
Dalam teknologi dasar, hanya satu sisi dari isolator dilapisi dengan lapisan konduktif. Sebuah tegangan kecil diterapkan ke lapisan, menghasilkan medan elektrostatik seragam. Ketika sebuah konduktor, seperti jari manusia, menyentuh permukaan uncoated, kapasitor terbentuk secara dinamis. Kontroler sensor bisa menentukan lokasi sentuhan tidak langsung dari perubahan kapasitansi yang diukur dari empat sudut panel. Karena tidak memiliki bagian yang bergerak, itu cukup tahan lama namun memiliki resolusi yang terbatas, rentan terhadap sinyal palsu dari kopling kapasitif parasit, dan kebutuhan kalibrasi selama pembuatan. Oleh karena itu paling sering digunakan dalam aplikasi sederhana seperti kontrol industri dan kios
PROJECT CAPACITANCE
Proyeksi Capacitive Touch (PCT) teknologi adalah teknologi yang memungkinkan operasi kapasitif lebih akurat dan fleksibel, dengan etsa lapisan konduktif. Grid XY dibentuk baik oleh etsa lapisan tunggal untuk membentuk pola grid elektroda, atau dengan etsa dua lapisan tegak lurus yang terpisah, dari bahan konduktif dengan garis-garis paralel atau trek untuk membentuk grid (sebanding dengan grid pixel ditemukan di layar LCD banyak ).
Resolusi yang lebih besar dari PCT memungkinkan operasi tanpa kontak langsung, seperti bahwa lapisan dapat melakukan dilapisi dengan lapisan isolasi lanjut pelindung, dan beroperasi bahkan di bawah pelindung layar, atau di belakang cuaca dan perusak-bukti kaca. Karena lapisan atas kaca yang PCT, PCT merupakan solusi yang lebih kuat dibandingkan teknologi sentuh resistif. Tergantung pada pelaksanaan, stylus aktif atau pasif dapat digunakan sebagai pengganti atau di samping jari. Hal ini sama dengan titik penjualan perangkat yang memerlukan menangkap tanda tangan. Jari bersarung mungkin atau mungkin tidak merasakan, tergantung pada implementasi dan mendapatkan pengaturan. Noda konduktif dan gangguan serupa pada permukaan panel dapat mengganggu kinerja. Noda konduktif seperti kebanyakan berasal dari ujung jari lengket atau berkeringat, terutama di lingkungan kelembaban tinggi. Debu yang dikumpulkan, yang melekat ke layar karena kelembaban dari ujung jari juga dapat menjadi masalah. Ada dua jenis PCT: Kapasitansi Kapasitansi Diri dan Reksa.
Sebuah layar PCT terdiri dari isolator seperti kaca atau foil, dilapisi dengan konduktor transparan – penginderaan (Tembaga, ATO, Nanocarbon atau ITO). Seperti jari manusia (juga konduktor) menyentuh permukaan hasil layar dalam distorsi dari medan elektrostatik lokal, diukur sebagai perubahan kapasitansi capacitance.Now PCT digunakan bersama, yang merupakan pendekatan yang lebih umum kapasitif diproyeksikan dan membuat penggunaan dari kenyataan bahwa objek yang paling konduktif mampu mengadakan biaya jika mereka sangat dekat bersama-sama. Jika benda konduktif, dalam kasus ini jari, jembatan kesenjangan, bidang muatan terganggu dan dideteksi oleh controller. Semua layar sentuh PCT terdiri dari elektroda – sebuah matriks baris dan kolom. Kapasitansi dapat diubah pada setiap titik individu pada grid (persimpangan). Hal ini dapat diukur secara akurat menentukan lokasi persis sentuh. Semua kapasitif diproyeksikan sentuhan (PCT) solusi memiliki tiga fitur kunci yang sama: • Sensor sebagai matriks


Touchscreen adalah sebuah tampilan visual elektronik yang dapat mendeteksi keberadaan dan lokasi sebuah sentuhan dalam area layar. Istilah ini umumnya mengacu pada menyentuh layar perangkat dengan jari atau tangan. Touchscreens juga dapat merasakan objek pasif lainnya, seperti stylus. Touchscreens yang umum di perangkat seperti semua-dalam-satu komputer, komputer tablet, dan smartphone.
Touchscreen memiliki dua atribut utama. Pertama, memungkinkan seseorang untuk berinteraksi langsung dengan apa yang ditampilkan, bukan secara tidak langsung dengan pointer dikontrol oleh mouse atau touchpad. Kedua, memungkinkan satu melakukannya tanpa memerlukan perangkat menengah yang akan perlu diadakan di tangan. Menampilkan tersebut dapat melekat pada komputer, atau jaringan sebagai terminal. Mereka juga memainkan peran penting dalam desain peralatan digital seperti personal digital assistant (PDA), perangkat navigasi satelit, ponsel, dan video game.


Teknologi  – teknologi touchscreen yaitu :
RESISTIVE
Sebuah panel layar sentuh resistif terdiri dari beberapa lapisan, yang paling penting dari yang dua tipis, lapisan konduktif elektrik dipisahkan oleh celah sempit. Ketika sebuah objek, seperti jari, menekan ke bawah pada titik di permukaan luar panel dua lapisan logam menjadi terhubung pada saat itu: panel kemudian berperilaku sebagai sepasang pembagi tegangan dengan output terhubung. Hal ini menyebabkan perubahan dalam arus listrik, yang terdaftar sebagai acara sentuhan dan dikirim ke controller untuk diproses. Sampul terdiri dari permukaan keras bagian luar dengan bagian dalam dilapisi. Ketika lapisan luar disentuh itu menyebabkan lapisan konduktif menyentuh menciptakan sinyal bahwa kontroler analog dapat menafsirkan dan menentukan apa yang user ingin dilakukan. Sentuh resistif digunakan di restoran, pabrik dan rumah sakit karena resistensi yang tinggi terhadap cairan dan kontaminan. Keuntungan utama dari teknologi sentuh resistif adalah sangat biaya-efektif. Salah satu kelemahan dari teknologi resistif adalah kerentanan yang rusak oleh benda tajam.
SURFACE ACOUSTIK WAVE
Permukaan gelombang akustik (SAW) teknologi menggunakan gelombang ultrasonik yang melewati panel touchscreen. Ketika panel disentuh, sebagian gelombang diserap. Perubahan dalam gelombang ultrasonik register posisi acara sentuhan dan mengirimkan informasi ini ke controller untuk diproses. Panel gelombang permukaan layar sentuh dapat rusak oleh unsur luar. Kontaminan pada permukaan juga dapat mengganggu fungsi layar sentuh.
CAPASITIVE
Sebuah panel layar sentuh kapasitif terdiri dari isolator seperti kaca, dilapisi dengan konduktor transparan seperti indium timah oksida (ITO) [11]. [12] Seperti tubuh manusia juga merupakan konduktor listrik, menyentuh permukaan hasil layar dalam distorsi medan elektrostatik layar itu, diukur sebagai perubahan kapasitansi. Teknologi yang berbeda dapat digunakan untuk menentukan lokasi sentuhan. Lokasi yang kemudian dikirim ke controller untuk diproses. Tidak seperti touchscreen resistif, seseorang tidak dapat menggunakan layar sentuh kapasitif melalui sebagian besar jenis bahan isolasi elektrik, seperti sarung tangan, satu memerlukan stylus kapasitif khusus, atau aplikasi khusus sarung tangan dengan ujung jari yang menghasilkan [rujukan?] Listrik statis. Kerugian ini terutama mempengaruhi kegunaan dalam elektronik konsumen, seperti tablet PC sentuhan dan smartphone kapasitif dalam cuaca dingin.
SURFACE CAPACITANCE
Dalam teknologi dasar, hanya satu sisi dari isolator dilapisi dengan lapisan konduktif. Sebuah tegangan kecil diterapkan ke lapisan, menghasilkan medan elektrostatik seragam. Ketika sebuah konduktor, seperti jari manusia, menyentuh permukaan uncoated, kapasitor terbentuk secara dinamis. Kontroler sensor bisa menentukan lokasi sentuhan tidak langsung dari perubahan kapasitansi yang diukur dari empat sudut panel. Karena tidak memiliki bagian yang bergerak, itu cukup tahan lama namun memiliki resolusi yang terbatas, rentan terhadap sinyal palsu dari kopling kapasitif parasit, dan kebutuhan kalibrasi selama pembuatan. Oleh karena itu paling sering digunakan dalam aplikasi sederhana seperti kontrol industri dan kios
PROJECT CAPACITANCE
Proyeksi Capacitive Touch (PCT) teknologi adalah teknologi yang memungkinkan operasi kapasitif lebih akurat dan fleksibel, dengan etsa lapisan konduktif. Grid XY dibentuk baik oleh etsa lapisan tunggal untuk membentuk pola grid elektroda, atau dengan etsa dua lapisan tegak lurus yang terpisah, dari bahan konduktif dengan garis-garis paralel atau trek untuk membentuk grid (sebanding dengan grid pixel ditemukan di layar LCD banyak ).
Resolusi yang lebih besar dari PCT memungkinkan operasi tanpa kontak langsung, seperti bahwa lapisan dapat melakukan dilapisi dengan lapisan isolasi lanjut pelindung, dan beroperasi bahkan di bawah pelindung layar, atau di belakang cuaca dan perusak-bukti kaca. Karena lapisan atas kaca yang PCT, PCT merupakan solusi yang lebih kuat dibandingkan teknologi sentuh resistif. Tergantung pada pelaksanaan, stylus aktif atau pasif dapat digunakan sebagai pengganti atau di samping jari. Hal ini sama dengan titik penjualan perangkat yang memerlukan menangkap tanda tangan. Jari bersarung mungkin atau mungkin tidak merasakan, tergantung pada implementasi dan mendapatkan pengaturan. Noda konduktif dan gangguan serupa pada permukaan panel dapat mengganggu kinerja. Noda konduktif seperti kebanyakan berasal dari ujung jari lengket atau berkeringat, terutama di lingkungan kelembaban tinggi. Debu yang dikumpulkan, yang melekat ke layar karena kelembaban dari ujung jari juga dapat menjadi masalah. Ada dua jenis PCT: Kapasitansi Kapasitansi Diri dan Reksa.
Sebuah layar PCT terdiri dari isolator seperti kaca atau foil, dilapisi dengan konduktor transparan – penginderaan (Tembaga, ATO, Nanocarbon atau ITO). Seperti jari manusia (juga konduktor) menyentuh permukaan hasil layar dalam distorsi dari medan elektrostatik lokal, diukur sebagai perubahan kapasitansi capacitance.Now PCT digunakan bersama, yang merupakan pendekatan yang lebih umum kapasitif diproyeksikan dan membuat penggunaan dari kenyataan bahwa objek yang paling konduktif mampu mengadakan biaya jika mereka sangat dekat bersama-sama. Jika benda konduktif, dalam kasus ini jari, jembatan kesenjangan, bidang muatan terganggu dan dideteksi oleh controller. Semua layar sentuh PCT terdiri dari elektroda – sebuah matriks baris dan kolom. Kapasitansi dapat diubah pada setiap titik individu pada grid (persimpangan). Hal ini dapat diukur secara akurat menentukan lokasi persis sentuh. Semua kapasitif diproyeksikan sentuhan (PCT) solusi memiliki tiga fitur kunci yang sama: • Sensor sebagai matriks baris dan kolom • Sensor terletak di belakang permukaan sentuhan • Sensor tidak menggunakan bagian yang bergerak.